BARITO KUALA – Kegunaan sebuah pekerjaan sering baru terasa setelah warga menggunakannya; keadaan ini tergambar saat Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos meninjau sejumlah sasaran fisik di Desa Tamban Bangun. Pada Selasa (11/8/2026), pemeriksaan difokuskan pada rumah tidak layak huni milik Nini Norhayati dan Kai Birhasani. Kedua rumah mendapat perhatian karena rehabilitasi yang dilakukan tidak hanya memperbaiki bagian fisik tetapi juga menyangkut kenyamanan keluarga yang menempatinya. Dari rumah warga, pemeriksaan dilanjutkan ke TPA. Rangkaian pengecekan tersebut merupakan bagian dari memastikan setiap sasaran yang dikerjakan telah berada pada kondisi akhir sebelum penutupan TMMD Ke-129. “Alhamdulillah selesai 100 persen sebelum penutupan TMMD,” kata Dansatgas. Menurut Anton, penyelesaian seluruh sasaran tepat waktu penting agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Ia juga menekankan bahwa setelah pekerjaan dinyatakan rampung, pemeliharaan menjadi tanggung jawab bersama sehingga hasil yang telah dibangun tidak cepat mengalami penurunan. Bagi warga Desa Tamban Bangun, selesainya berbagai sasaran itu meninggalkan perubahan nyata bukan sekadar laporan capaian. Rumah menjadi lebih layak, fasilitas desa mendapat perhatian, dan semangat gotong royong yang tumbuh selama pengerjaan menjadi modal menjaga hasil pembangunan bersama-sama.(1005) Navigasi pos Kunjungan Akhir Dansatgas: TMMD Ke-129 di Tamban Bangun Capai 100 Persen Rekrutmen TNI AD Dijelaskan pada 65 Siswa SMK Negeri 3 Marabahan