ACEH JAYA – Menjelang aktivitas warga di kawasan Desa Lhok Timon, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan kembali menjadi perhatian. Babinsa Koramil 0114-03/Setia Bakti bersama personel Polsek Setia Bakti melaksanakan patroli Karhutla bersama warga, Senin (31/8/2026), sekaligus menyampaikan edukasi mengenai bahaya pembakaran lahan. Patroli tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk memantau wilayah, tetapi juga menjadi sarana komunikasi langsung dengan masyarakat. Warga diberikan sosialisasi mengenai pentingnya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau ketika pembakaran dapat berisiko berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Dalam kesempatan itu, Babinsa mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, khususnya pada musim kemarau. Kebakaran dapat meluas, merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan, serta pembakaran hutan dan lahan juga memiliki konsekuensi hukum,” ujar Babinsa. Pesan tersebut menjadi bagian penting dari patroli karena pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran sudah terjadi. Edukasi kepada masyarakat diperlukan agar aktivitas yang berpotensi memunculkan api dapat dihindari sejak awal. Dengan turun langsung bersama warga, informasi mengenai risiko pembakaran lahan dapat disampaikan secara lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Bagi warga Desa Lhok Timon, musim kemarau menuntut perhatian lebih terhadap penggunaan api di sekitar lahan. Pembakaran yang dilakukan tanpa pengendalian dapat menimbulkan persoalan yang lebih besar, baik terhadap kondisi lingkungan maupun kesehatan masyarakat. Karena itu, kehati-hatian dalam mengelola lahan menjadi bagian dari upaya menjaga wilayah tetap aman. Patroli bersama tersebut juga memperlihatkan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kewaspadaan sejak tingkat desa. Kehadiran Babinsa, personel kepolisian dan warga dalam satu kegiatan memungkinkan pesan pencegahan disampaikan bersamaan dengan pemantauan lapangan. Langkah tersebut diharapkan membuat masyarakat semakin memahami risiko pembakaran hutan dan lahan, sekaligus memilih cara yang tidak menimbulkan ancaman kebakaran. Selama musim kemarau berlangsung, kesadaran untuk tidak menggunakan api dalam membuka lahan menjadi salah satu kunci agar lingkungan Desa Lhok Timon terhindar dari dampak Karhutla.(0114). Navigasi pos Puntung Rokok dan Sampah Jadi Perhatian dalam Pencegahan Karhutlah di Sungai Mas Membuka Lahan dengan Membakar Berisiko Picu Karhutla, Warga Sungai Mas Diingatkan Lebih Berhati-hati