SUKOHARJO – Mesin molen terus berputar di sudut Lapangan Sudimoro, Desa Parangjoro, sementara ember demi ember berpindah tangan langkah demi langkah mengiringi iramanya. Tak ada sekat antara prajurit dan warga. Semua larut dalam satu pekerjaan. Ada yang mengaduk adonan semen, ada yang mengisi ember, sementara yang lain membentuk barisan estafet mengantarkan material menuju lokasi pembangunan talud, Sabtu (25/7). Sesekali canda terdengar di sela aktivitas, mengusir lelah yang datang bersama panasnya matahari. Praka Husni mengungkapkan bahwa kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam setiap pelaksanaan TMMD. “Kalau dikerjakan bersama, pekerjaan berat terasa lebih ringan. Yang kami bangun bukan hanya talud, tetapi juga rasa memiliki terhadap hasil pembangunan ini,” katanya. Talud yang sedang dibangun nantinya akan memperkuat area Lapangan Sudimoro agar lebih aman dan nyaman digunakan masyarakat. Lapangan tersebut selama ini menjadi ruang bersama untuk olahraga, kegiatan desa, hingga berbagai acara kemasyarakatan. Semangat saling membantu yang terlihat sepanjang proses pekerjaan menjadi bukti bahwa gotong royong masih hidup dan menjadi modal penting dalam membangun desa.(Red/Js). Navigasi pos Pengerjaan Talud di Lapangan Sudimoro Tunjukkan Peran Serta Warga dan Satgas TMMD Desa Parangjoro Gelar Pembangunan Talud dengan Dukungan Prajurit Kodim 0726/Sukoharjo