SUKOHARJO – Program TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur tetapi juga menyentuh sektor pertanian sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat; salah satu kegiatan itu adalah penanaman kedelai secara gotong royong di lahan pertanian Dusun Krajan, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol. Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas TMMD, anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), kelompok tani, serta warga setempat. Kebersamaan yang terjalin di tengah hamparan lahan pertanian menjadi gambaran nyata sinergi lintas unsur dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa. Rabu (22/7), peserta bergotong royong menyiapkan lahan, membuat bedengan, hingga menanam benih kedelai. Proses tersebut dilakukan secara bersama-sama agar masyarakat dapat memahami teknik budidaya yang baik sekaligus meningkatkan semangat untuk kembali mengembangkan komoditas kedelai di wilayahnya. Salah seorang anggota Satgas TMMD, Sertu Yusman, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat. “Harapannya, kedelai yang ditanam hari ini nantinya dapat menjadi sumber pangan sekaligus memiliki nilai ekonomi bagi warga. Program ini juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa,” ujarnya. Tidak hanya berperan menjaga ketertiban selama pelaksanaan TMMD, anggota Linmas Desa Parangjoro juga ikut terjun langsung membantu proses penanaman. Koordinator Linmas Desa Parangjoro, Jumadi, mengatakan bahwa keterlibatan mereka merupakan bentuk dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan TMMD sekaligus kesempatan memperoleh pengetahuan baru di bidang pertanian. Antusiasme serupa juga datang dari kelompok tani. Menurut Ketua Kelompok Tani Desa Parangjoro, Suwarni, bantuan benih dan pupuk yang diberikan melalui kolaborasi Satgas TMMD dengan instansi pertanian menjadi dorongan bagi petani untuk kembali membudidayakan kedelai setelah beberapa waktu terkendala biaya pengadaan benih. Kepala Desa Parangjoro mengapresiasi perhatian Satgas TMMD yang tidak hanya membangun sarana fisik seperti jalan dan talud, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang melalui pemberdayaan sektor pertanian. Sementara itu, Danramil 09/Grogol Kapten Arh Budi Sarwoko menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kemandirian desa. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Linmas, dan masyarakat dalam mengelola lahan pertanian menjadi bukti bahwa TMMD hadir untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan. Ia berharap tanaman kedelai yang mulai dibudidayakan tersebut dapat tumbuh optimal hingga masa panen, sehingga mampu memberikan tambahan pendapatan bagi petani sekaligus menjadi contoh penguatan ketahanan pangan berbasis semangat gotong royong di Desa Parangjoro.(Red/Ns). Navigasi pos Pembangunan Masjid Al Mubarok oleh Satgas TMMD Sorot Peran Penerima Manfaat di Parangjoro Pembangunan Infrastruktur dan Sarana Ibadah: TMMD Reguler Ke-129 di Kecamatan Grogol