SUKOHARJO – Ketahanan keluarga dari bahaya narkoba diperkuat dengan mengajak Tim Penggerak PKK menjadi benteng pertama oleh Babinsa dan Polsek Grogol melalui program nonfisik TMMD Reguler ke-129 di Sukoharjo. Dalam penyuluhan tersebut, Senin (27/7), para peserta diberikan pemahaman mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba sekaligus pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Ibu-ibu PKK didorong untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anggota keluarga maupun warga serta tidak ragu melaporkan hal-hal yang dianggap mencurigakan kepada aparat. Babinsa Desa Parangjoro, Serda Anang, menegaskan bahwa peran seorang ibu sangat menentukan dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, keluarga ibarat akar sebuah pohon. Jika akarnya kuat, pohon akan tetap kokoh menghadapi berbagai terpaan, termasuk ancaman narkoba. “PKK adalah ujung tombak di keluarga. Melalui ibu-ibu, pesan tentang bahaya narkoba bisa disampaikan langsung ke anak dan tetangga. Mari kita wujudkan Desa Parangjoro yang bersih dari narkoba,” ujarnya. Bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik saja, TMMD juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran dan keterlibatan warga, diharapkan Desa Parangjoro mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.(Red/Ap). Navigasi pos Kepedulian Satgas TMMD pada Pendidikan Terwujud di SD Negeri 02 Parangjoro Kesehatan Personel TMMD Dijaga dengan Apel Malam dan Vitamin