SUKOHARJO – Persoalan stunting tidak muncul dalam sekejap. Kekurangan gizi, sanitasi yang belum optimal, hingga minimnya pengetahuan orang tua sering menjadi mata rantai yang saling berkaitan. Karena itu, penyelesaiannya dimulai dari keluarga. Pemahaman tersebut menjadi inti sosialisasi yang digelar pada kegiatan nonfisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo di Ruang Transit TMMD Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol. Peserta didominasi para ibu yang mengikuti materi dari tenaga kesehatan bersama unsur TNI, Polri, dan perangkat desa. Kamis, 30 Juli 2026, menjadi momentum refleksi bahwa pembangunan desa bukan sekadar infrastruktur fisik. Kualitas kesehatan penduduk yang menjadi fondasi generasi mendatang juga merupakan tolok ukur penting. Pembahasan diarahkan pada langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan setiap hari, mulai dari pemberian makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, hingga rutin memeriksakan kesehatan ibu hamil dan balita. Ketika pengetahuan semakin luas, keluarga memiliki bekal lebih kuat untuk mengambil keputusan yang tepat demi pertumbuhan anak sejak usia dini.(Red/Wr) Navigasi pos Peserta Antusias Menyimak Materi Stunting di Parangjoro Sosialisasi Stunting: Bagian Nonfisik TMMD yang Tak Kalah Penting