Bone – Kepedulian TNI terhadap pemerataan pembangunan infrastruktur kembali diwujudkan melalui Program TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone; salah satu sasaran fisik yang kini terus dikebut adalah pengecoran angkur jembatan gantung di Desa Tadangpalie, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone.

Tahapan pengecoran angkur menjadi bagian penting dalam pembangunan karena berfungsi sebagai pengikat utama yang menentukan kekuatan dan kestabilan jembatan. Oleh sebab itu, personel Satgas TMMD bekerja dengan penuh ketelitian bersama masyarakat agar setiap proses menghasilkan konstruksi yang aman dan berkualitas.

Di lokasi pekerjaan, Minggu (19/7), prajurit TNI tidak hanya mengawasi jalannya pembangunan, tetapi turut mengangkat material, mengaduk adonan beton hingga menuangkannya ke titik pengecoran. Kehadiran mereka mendapat dukungan penuh dari warga yang dengan sukarela bergabung menyelesaikan pekerjaan secara bergantian.

Pelaksanaan kegiatan tersebut mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi ruh dari program TMMD. Melalui pembangunan infrastruktur, TNI hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus membuka akses yang lebih baik bagi pertumbuhan ekonomi desa.

Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur yang memadai akan mempermudah akses transportasi warga serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Dengan terus bergulirnya pengerjaan pengecoran angkur, diharapkan pembangunan jembatan gantung dapat selesai sesuai target. Kehadiran jembatan tersebut nantinya menjadi bukti nyata kepedulian TNI dalam mendukung percepatan pembangunan desa melalui Program TMMD, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai fondasi pembangunan nasional.(Red/Js).

By Nusa2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *