BONE – Saat memantau pelaksanaan TMMD ke-129 di Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Tim Wasev Sterad menekankan bahwa keberhasilan pembangunan pedesaan harus dilihat dari mutu pekerjaan, ketepatan penyelesaian, dan aspek keselamatan, bukan hanya terlihat selesai.

Dipimpin Brigjen TNI Yudi Pranoto, S.H., M.M., tim menyambangi sejumlah sasaran fisik dan nonfisik untuk mengecek perkembangan pekerjaan. Peninjauan dilakukan di lokasi dan disertai komunikasi dengan personel Satgas TMMD serta masyarakat yang terlibat.

Arahan yang diberikan Tim Wasev menitikberatkan pada tiga hal penting, yakni kualitas pekerjaan, ketepatan waktu serta faktor keselamatan. Ketiganya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya memastikan sasaran TMMD dikerjakan sesuai rencana dan memberikan hasil yang dapat dimanfaatkan warga.

Kasdim 1407/Bone Mayor Arm. Arfan Towasi, mewakili Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus selaku Dansatgas TMMD ke-129, menyampaikan bahwa personel akan terus berupaya menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dengan hasil terbaik bagi masyarakat.

Kunjungan yang berlangsung Sabtu (8/8/2026) itu memberi penekanan bahwa keberhasilan pembangunan bukan semata diukur dari cepatnya pekerjaan selesai. Bagi masyarakat Bontocani, mutu bangunan dan kebermanfaatannya setelah program berakhir justru menjadi ukuran yang akan menentukan seberapa jauh pembangunan tersebut bertahan dalam kehidupan sehari-hari.(Red/Wr).

By Nusa2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *