SUKOHARJO – Menjaga rasa kebangsaan perlu metode yang selaras dengan kehidupan masyarakat; memahami negara bukan hanya soal nama dan simbol, sehingga pendekatan di Desa Parangjoro dianggap relevan. Pendekatan itu diangkat dalam penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) pada sasaran non-fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo. Kegiatan di Balai Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo menghadirkan Mayor Inf Suroso sebagai narasumber. Materi yang disampaikan bertujuan meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, menumbuhkan cinta tanah air, serta menjaga persatuan warga. Warga mengikuti penyampaian sampai acara berakhir. Sabtu (8/8/2026), pelaksanaan kegiatan ini memperlihatkan bahwa pembangunan manusia menjadi bagian integral pembangunan desa. Perbaikan infrastruktur memperlancar akses dan aktivitas warga, sedangkan pemahaman kebangsaan merupakan modal sosial untuk menjaga arah kehidupan bersama. Dari ruang belajar sederhana di balai desa, diharapkan pesan kebangsaan tidak berhenti sekadar jadi materi penyuluhan; nilai-nilai yang dipahami warga diharapkan menjadi cara pandang mereka terhadap lingkungan, sesama, dan Indonesia sebagai rumah bersama.(Red/Js). Navigasi pos Warga Parangjoro Ikuti Wasbang TMMD, Balai Desa Jadi Arena Penguatan Kebangsaan Wawasan Kebangsaan Masuk Agenda Non-Fisik TMMD di Parangjoro